
Metro, 9 Februari 2026 — Lembaga Bahasa Universitas Muhammadiyah Metro menggelar pertemuan perdana bersama Kantor Urusan Internasional (KUI) dan mahasiswa internasional untuk membahas pelaksanaan pembelajaran Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA).
Pertemuan ini menjadi langkah awal koordinasi dalam memastikan proses pembelajaran BIPA tahun ini dapat berjalan optimal, meskipun untuk sementara waktu dilaksanakan secara daring.
Dalam sambutannya, Bambang menyampaikan harapan besar terhadap keberlangsungan program tersebut.
“Kami berharap pembelajaran akan terlaksana secara baik dan semaksimal mungkin walaupun dilaksanakan secara online,” ujarnya.
Hal senada juga disampaikan Kepala KUI, Baihaqi, yang menaruh perhatian pada kehadiran mahasiswa internasional secara langsung di Indonesia.
“Kedatangan Syeda dari Pakistan sangatlah kami tunggu agar pembelajaran bisa terlaksana lebih maksimal lagi ketika bertemu secara langsung,” ujarnya.
Kolaborasi Tutor dan Lembaga
Pertemuan ini turut dihadiri oleh Imam Rashid, tutor BIPA tahun sebelumnya, serta Inggita Rantya Lolita yang akan melanjutkan peran sebagai tutor pada tahun ini. Kehadiran keduanya menjadi bagian penting dalam memastikan kesinambungan materi dan metode pembelajaran.
Raikhan Pambudi selaku staf Lembaga Bahasa juga turut membersamai jalannya diskusi dan koordinasi teknis program.
Melalui kolaborasi antara Lembaga Bahasa dan KUI, pembelajaran BIPA diharapkan tidak hanya menjadi sarana peningkatan kompetensi bahasa, tetapi juga memperkuat hubungan akademik dan budaya antara Universitas Muhammadiyah Metro dan mahasiswa internasional.
Program ini sekaligus menjadi wujud komitmen kampus dalam mendukung internasionalisasi pendidikan dan memperluas jejaring global melalui pembelajaran bahasa dan pertukaran budaya.
