
METRO – Universitas Muhammadiyah (UM) Metro terus mempertegas komitmennya dalam melakukan transformasi digital di berbagai lini layanan akademik dan administrasi. Langkah konkret terbaru ditunjukkan dengan kebijakan strategis Rektor UM Metro dalam memperkuat sumber daya manusia (SDM) di lingkungan Lembaga Bahasa.
Melalui Surat Keputusan (SK) Rektor Nomor 011/II.3.AU/D/KEP/UMM/2026 tentang Penetapan Tenaga Magang pada Lembaga Bahasa Universitas Muhammadiyah Metro Tahun 2026, Rektor UM Metro, Dr. Nyoto Suseno, M.Si., secara resmi mengangkat Maulana Firmansyah, S.Kom. sebagai tenaga ahli teknis yang baru.
Amanah Strategis untuk Alumni Berprestasi
Dalam surat keputusan yang ditandatangani pada tanggal 15 Januari 2026 tersebut, Maulana Firmansyah yang tercatat sebagai alumni Fakultas Ilmu Komputer (FIKOM) UM Metro, diberikan mandat khusus. Ia ditugaskan sebagai Tenaga Magang yang fokus membantu pengelolaan program dan layanan, dengan spesialisasi pada bidang Pengembangan Website dan Publikasi Media Informasi.
Pengangkatan ini memiliki masa berlaku efektif selama dua tahun, terhitung mulai tanggal 15 Januari 2026 hingga 15 Desember 2027. Durasi kontrak yang cukup panjang ini menunjukkan keseriusan pihak universitas dalam menjamin keberlanjutan (sustainability) pengembangan sistem informasi di Lembaga Bahasa.
Menjawab Tantangan Efektivitas Layanan
Keputusan Rektor ini tidak diambil tanpa alasan. Dalam konsideran "Menimbang" pada SK tersebut, dijelaskan secara rinci bahwa langkah ini diambil demi mendukung upaya peningkatan efektivitas pengelolaan program dan layanan di Lembaga Bahasa UM Metro.
Pihak universitas menyadari bahwa untuk mencapai Visi, Misi, dan Tujuan Universitas Muhammadiyah Metro, diperlukan dukungan infrastruktur digital yang mumpuni serta SDM yang memiliki kompetensi teknis yang relevan.
"Bahwa untuk mendukung upaya Peningkatan Efektifitas Pengelolaan Program dan Layanan di Lembaga Bahasa UM Metro diperlukan SDM untuk membantu kegiatan tersebut," demikian bunyi salah satu poin pertimbangan dalam SK tersebut.
Sinergi Keilmuan dan Kebutuhan Lembaga
Kehadiran Maulana Firmansyah diharapkan dapat mengakselerasi berbagai inovasi yang sedang digodok oleh Lembaga Bahasa. Sebagai unit yang melayani ribuan mahasiswa—mulai dari tes EPT, penerjemahan dokumen, hingga pelatihan bahasa asing—Lembaga Bahasa membutuhkan sistem database dan publikasi yang real-time dan akurat.
Latar belakang Maulana sebagai sarjana komputer dari rahim UM Metro sendiri menjadi nilai tambah. Hal ini membuktikan bahwa lulusan UM Metro memiliki kualitas yang kompetitif dan dipercaya untuk kembali membangun almamaternya.
Dengan adanya payung hukum yang jelas melalui SK Rektor ini, setiap langkah pengembangan teknologi di Lembaga Bahasa, termasuk sistem verifikasi dokumen online yang baru-baru ini diluncurkan, kini memiliki legitimasi dan penanggung jawab teknis yang resmi. Hal ini diharapkan bermuara pada peningkatan kepuasan pelayanan bagi seluruh civitas akademika UM Metro.
